MESJID PENUH CAHAYA
MESJID PENUH CAHAYA
Hari ini saya sholat di mesjid As Siraj Cipadung. Warga sekitar lebih familiar dengan nama Masjid Patal Cipadung. Hal itu karena mesjid ini awalnya sebagai tempat sholat karyawan pabrik tekstil Patal Cipadung. Sebuah perusahaan BUMN yang telah lama gulung tikar.
Masjid ini memiliki arsitektur yang unik. Jika Anda memperhatikan bentuk atapnya. Bentuknya sangat berbeda dengan kebanyakan mesjid yang lain. Bentuk atapnya trapesium menjulang ke atas membentuk Limas. Mengadopsi gaya khas rumah Jawa yaitu joglo.
Teras depannya lebar dengan ruang tengah tanpa sekat. Hingga membuat sirkulasi udara di mesjid ini begitu adem walau tidak menggunakan pendingin ruangan.
Hal lain yang unik dari mesjid ini yaitu masjid As-Siraj tak memiliki satu pun hiasan kaligrafi. Seluruh dindingnya hanya dicat dan ditambahkan keramik sebagai hiasan seninya.
Mesjid As-Siraj hanya memiliki satu dinding yaitu di bagian mihrab sholat sedangkan sisi kanan, kiri dan belakangnya menggunakan kaca. Hal ini mencerminkan As-Siraj yang artinya lentera.
Mesjid ini begitu asri dan adem hingga menjadi persinggahan banyak orang. Tak hanya untuk sholat namun juga untuk sekedar melepas lelah.
Saya sudah beberapa kali sholat di mesjid ini. Untuk menuju tempat wudhu, Anda harus melewati gerbang besi. Lalu berjalan melewati teras sayap kiri mesjid kemudian menapaki bulatan pijakan sebagai tanda arah menuju tempat wudhu. Tempat wudhunya berdampingan dengan kamar mandi.
Setelah sampai tempat wudhu, saya langsung menggantung jaket dan tas di tempat gantungan.
Saya melirik sekilas ke arah kamar mandi. Terlihat ada seorang kakek tua yang kurus di dalam kamar mandi. Saya bisa lihat karena pintunya terbuka. Bersit hati berkata "Duh, tu kakek salah kamar mandi. Ini kan kamar mandi perempuan. Jadi gak ada hijab," saya menggerutu dalam hati.
Saat saya membasuh wajah, keluarlah kakek itu dari kamar mandi. Saya baru sadar bahwa di dalam kamar mandi itu ternyata kakek tidak sendiri. Kakek berdua istrinya yang sudah sepuh juga. Saya yang sedang wudhu sampai menengokan kepala. Hembus haru bertiup ke hati saya.
Saya berburuk sangka pada sang kakek. Ternyata sang kakek berada di kamar mandi perempuan untuk menjaga istrinya. Sang nenek memegang erat lengan kakek dengan gemetar. Mungkin, sang nenek sedang sakit parah. Mereka bergandengan menjauhi tempat wudhu.
Selepas wudhu saya ingin mengabadikan moment itu. Dengan bergegas saya menyusul kakek dan nenek tadi. Saya dapati kakek dan nenek bergandengan menuju area dalam mesjid.
Takzim dan haru saya abadikan kakek nenek itu. Mereka terus saling menjaga sampai kulit mengendur dan rambut memutih.
Kunjungan ke As-Siraj kali ini menjadi lentera untuk saya. Sebuah cahaya yang mengingatkan untuk mengikis bersit buruk sangka dan melebarkan baik sangka.
Deskripsi ttg masjid As Siraj auto buat aku lgsg googling loh, keren tulisannya semakin day by day. Auto ngiri bc ttg kakek sepuh dg nenek—istrinya. Kutunggu tulisanmu dek
BalasHapusMasyaallah kak. Ketika hati berpikir macam-macam, Allah langsung memberikan penjelasan tepat waktu. Melindungi hambanya dari berburuk sangka :)
BalasHapusDuh, semoga kita juga bisa romantis terus sampai akhir hayat
BalasHapusAdem banget baca tulisanmu dek. Seadem lantai masjid. Cessss... Terlebih ada kisah nan romantis di dalamnya .. 🥰
BalasHapusSaya jadi langsung gugling mencari masjid As Siraj..hehe..ternyata memang bentuk bangunan masjidnya unik sekali yaa kaa
BalasHapusAuto searching dong masjidnya. MasyaAllah unik banget loh. Hih, aku tak kuat sih baca kisah romance nya wkwk. Jadi kepengen juga nanti punya kisah romance kayak gitu wkwk
BalasHapus(Dor, kudu belajar yang rajin dulu)
benar-benar saling menjaga hingga menua bersama
BalasHapusKadang suka iri sih sama pasangan2 yg sudah menua tp tetap bersama dan saling perhatian, semoga kita bisa nanti seperti itu ya
BalasHapusMashaa Allah....terharu q tuh, sepasang kekasih sampai tua...
BalasHapusTulisannya bagus dan sangat menginspirasi kak. Terimakasih kak.
BalasHapusdari cerita ini, jangan berasumsi terlebih dahulu, berbaik sangka saja
BalasHapussemoga kita semua dan pasangan menjadi pasangan sehidup se surganya ALLAH Azza Wajallah
BalasHapusBu hilmi guru terbaik
BalasHapus