Resensi Ayah karya Irfan Hamka
Membaca biografi selalu melenakan. Ada peristiwa- peristiwa ajaib yang kadang mencengangkan ada pula yang menyentuh hati hingga mata ini tak bisa menahan derai. Hal itulah yang saya rasakan ketika membaca biografi Buya Hamka tulisan Irfan Hamka terbitan @bukurepublika. Di awal buku, saya dibuat mangu menikmati kisah bagaimana Buya Hamka, Ummi dan Irfan Hamka melaksanakan ibadah haji. Kisah perjalanan di kapal laut mengingatkan saya pada novel Rindu @tereliye. Moment perjalanan perjalanan darat dari Irak menuju Mekah adalah kisah favorit saya. Sebuah pengetahuan baru bagaimana hampar padang pasir begitu syahdu di satu sisi namun begitu menyeramkan di sisi yang lain. Kisah Umar (sang sopir), Buya Hamka, Ummi dan Irfan yang melintasi jalan lurus dengan tepian gurun dan tiga keadaan mencekam yang terjadi menyadarkan saya betapa benar kita perlu berserah pada Allah. Kisah lain yang sangat membekas di hati dan ingatan saya adalah kisah Ummi (istri Buya Hamka). Kisah tegarnya Ummi...