REFRAMING

 REFRAMING


Ibuku adalah orang yang sangat apik sama barang. Hmm Yap sangat menjaga barang yang kita punya. Jadi, setiap barang yang kita punya pasti diberi nama. Kalau Kaka Dede baru beli mainan, pasti langsung ditulis pake spidol permanen nama mereka.


Suatu hari saya dibelikan suami helm yang saya idamkan sejak lama. Helm model retro gitu. Suami belikan sepulang kerja. Esok paginya ikut  pelatihan hotel di Amarossa maka saya pake langsunglah helm baru itu. Pas saya pake... Tetew.. helm baru saya, sudah bertengger nama "MILA" di bagian belakang. Hati saya geremet.. aduh helm baru sudah dicorat-coret. Aduh malu atuh. Kebayang gak kalau lagi lampu merah, otomatis orang di belakang motor tahu nama saya..


Sampai tempat pelatihan, saya titipkan helm ke front office. Karena bukan tempat khusus penitipan barang saya tak dapat kartu nomer  seperti jika titip barang di supermarket.


Larutlah saya dengan pelatihan.. setelah selesai, saya kembali ke front office untuk mengambil helm. Ketika saya temui petugasnya, ternyata berbeda dengan yang tadi pagi. "Mas, mau ambil helm. Tadi pagi saya titip" kata saya. Masnya langsung ke back office untuk mengambil helm. Tak lama masnya kembali lagi tanpa helm. Petugas menjelaskan bahwa ada beberapa helm di sana. Saya tersenyum dan ingat gores nama yang ibuku berikan. "Oh mas, yang di belakangnya ada tulisan MILA."


Setelah menerima helm lenyaplah semua kesal di dada semua berganti rasa syukur. Saya memiliki makna baru atas kebiasaan ibuku memberi nama hampir semua barang. Saya menyadari itu adalah bentuk perhatian ibu untuk kami. Jika dimaknai lebih dalam, itu merupakan perhatian berlandaskan cinta dan kasih sayang 🥰 makasih mam.. love you 


TAK PERNAH SEBANDING


setetes air

di luas samudra


sebutir pasir

di hampar pantai


sehelai benang

di gulungan kain


sebiji padi

di sekarung beras


sebulir biji

di untai tasbih


semburat senyum

di langit kejauhan


timbangan

yang tak pernah sebanding


ruang cinta seorang ibu

kepada buah hatinya


Bandung, 5 Juni 2022




Komentar

  1. Saya jadi inget dengan kebiasaan saya kak..sebelum anak masuk asrama , saya memberi nama di semua barang anak saya termasuk baju biar gak tertukar

    BalasHapus
  2. bagus juga tips ini ya mbak, jadi beda dengan yang lain, ibunya keren..

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENJADI BERBEDA

MENDAMBA

Perjalanan Membingkai Makna