MAINAN YANG TEPAT

 MAINAN YANG TEPAT


Beberapa hari saya scroll aplikasi belanja dalam rangka menemukan mainan yang paling cocok untuk Kaka Dede. Hmm apa definisi tepat untuk mainan? 


Saya mengawali dengan mengamati dengan cermat apa gerangan yang menarik minat mereka. 


Kaka paling suka main pasir. Ia bisa duduk tenang berkutat dengan pasir. Tangannya sibuk mengisi penuh gelas plastik atau menaruhnya di mainan truk. Hmm tapi tak bisa lama-lama karena pasti ibu saya melarang katanya khawatir cacingan.


Dede paling suka pakai obeng. Kalau ada baut dimainan pasti ia copot. Sayangnya itu pun tak bisa berlangsung lama karena pasti ayah saya protes: Mainan kok malah dirusak.


Terdiam saya diantara persimpangan ini. Saya tahu main pasir dan mengendurkan baut itu baik untuk motorik halus anak namun jika akhirnya jadi gak enak sama kedua orang tua bagaimana?


Nah, maka definisi mainan yang tepat untuk saya adalah cocok dengan minat Kaka Dede dan tidak membuat orang tua saya keberatan. 


Layar gawai saya pandang lekat. Jari saya mengusap naik turun. Benak saya berkalkulasi. Saya baru sadar (kala mencari mainan di aplikasi belanja) saya punya patokan mainan yang dibeli harus berumur panjang (awet) dan sesuai dengan budget.


Alis saya berkerut menemukan mainan baut dan obeng harganya ratusan ribu. Sedangkan mainan pasir tidak akan bertahan lama. Pasti dalam hitungan jam pasirnya hilang entah kemana he..he..


Terdiam saya memutar otak. Untuk Dede saya mengumpulkan mainan lama yang sudah tidak dimainkan lagi untuk dibuka bautnya. Sedang untuk Kaka berikan sarung tangan kalau mau main pasir.


Menatap lama mereka bermain dengan asyik, benak saya mengawang sambil memotret apa yang mereka lakukan. Moment ini akan menjadi sesuatu yang secepat kilat akan berlalu. Melihat mereka kanak-kanak, remaja kemudian dewasa.


Tak ada mainan yang abadi rasanya untuk anak-anak. Yang abadi adalah kesan dan kebahagiaan dari mainan itu. Saya terdiam menopang dagu dengan alis mengerut, jadi apa sebenarnya definisi dari mainan yang tepat?







Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENJADI BERBEDA

MENDAMBA

Perjalanan Membingkai Makna