KENIKMATAN MENANTI JODOH


KENIKMATAN MENANTI JODOH


Jodoh merupakan hal yang pelik. Semua menantinya apalagi selepas lulus kuliah. Rasanya jenjang karir selanjutnya adalah menjadi istri atau suami. Pertanyaan seragam akan menjadi frekuensi yang sering kita dengar "Kapan nikah?"

Bagi yang menikah sesuai jadwal kesepakatan masyarakat yaitu usia maksimal 25 tahun rasanya hidup tak jadi beban. Namun, kala waktu merangkak. Usia bertambah 26, 27 lalu 29 hingga mencapai 30 tahun resah dan gelisah mulailah muncul.

Rasanya kita jadi orang paling nelangsa di dunia. Beberapa orang terpuruk dengan keadaan itu. Namun, benarkah kita melihat hal tersebut dengan gambaran utuh?

Berikut beberapa mindset yang perlu kita hayati agar penantian jodoh tetap sebuah berkah

1. Mintalah Pilihan Terbaik Pada Allah

Semua memiliki kriteria sendiri dalam memilih calon pasangan hidup. Kita yang belum juga menikah di usia 30an bisa jadi salah satu penyebabnya adalah karena terlalu selektif dalam kriteria pasangan. Sebenarnya ada gak sih pasangan yang sempurna?

Jika kita berkutat pada selera pribadi dan harapan yang terlalu muluk pada akhirnya akan berujung kecewa. Pernahkah kita meminta pendapat Allah atas "kesempurnaan" jodoh kita? Karena yang kita pandang sempurna belum tentu sempurna di mata Allah.

Berikut adalah kutipan doa untuk mendapatkan pasangan sempurna menurut Allah. "Ya Rabb, aku yakin tidak ada jodoh yang sempurna. Maka kelak ketika sampai waktunya kami menikah mohon syukurkan aku atas semua kelebihannya. Mohon sabarkan aku dengan semua kekurangannya dan mohon agar selalu diberikan ilmu, kesabaran dan jalan keluar untuk menerima kekurangan pasangan. Aamiin"

2. Lakukan Menunggu Aktif Dengan Sholat Istikharah

Ketika kita masih menunggu jodoh sedangkan teman satu persatu mulai melepas masa lajang hati kita menjadi galau. Kenapa ya, calon kita tak kunjung datang?

Dari pada bengong menunggu jodoh yang tak kunjung datang, sebaiknya kita menunggu dengan aktif.

Apa sih menunggu aktif itu? Ada dua hal yang perlu kita lakukan

a) Ketika kita menunggu jodoh, isi dengan kegiatan positif yang akan menjadi bekal kelak saat berkeluarga. Seperti banyak membaca buku tentang pernikahan dan parenting, ikut kelas pra nikah, ikut kursus memasak,  perbanyak ibadah dan lain-lain sesuai minat dan bakat masing-masing.
b) Lakukan sholat istikharah. Mungkin kedengarannya aneh kok gak punya calon tapi sholat istikharah. Begini dasar pemikirannya. Sholat Istikharah itu kan minta pilihan terbaik. Walau tidak punya calon suami di depan mata. Kita tetap punya pilihan. Bagi Allah sangat mudah mendekatkan jodoh kita. Bisa jadi jodoh kita orang yang kita kenal atau lelaki yang tidak kita ketahui keberadaannya. Kemungkinan suami kita itu adalah salah satu dari milyaran penduduk lelaki yang ada di dunia. Maka lewat sholat istikharah, kita mohon pada Allah untuk  pilihkan seorang lelaki yang terbaik untuk dunia akhirat kita. Lakukan sholat istikharah setiap hari hingga sebelum akad nikah. Dengan menjalaninya insya Allah hati kita tenang dan mantap dengan pilihan-Nya.

3. Tafakurilah Penantian Jodoh dengan Prasangka Baik

Ketika menanti jodoh pikiran kita sering melompong, godaan syetan merasuk dan pikiran negatif berbisik kencang. Maka dari itu, bersiaplah kita menghalau semua itu dengan pikiran positif.

Berikut kalimat positif yang akan mengguyur hati dan pikiran kita ketika menunggu jodoh:

a) Boleh jadi keterlambatanmu dari suatu perjalanan adalah keselamatanmu. Boleh jadi tertundanya pernikahanmu adalah suatu keberkahan (M. Quraisy Shihab)

b) Tugas seseorang sebenarnya bukanlah mencari jodoh, melainkan menyambut jodoh yang pada waktunya pasti akan muncul dengan sendirinya (Rita Anggorowati)

c) Jodoh bukan tentang siapa cepat dia dapat. Melainkan memantaskan diri dengan taat hingga mendapat jodoh yang tepat.

d) Cinta itu memang fitrah tetapi jika bukan pada tempat dan saat yang tepat, ia harus rela menunggu hingga waktu itu tiba
(Devi Puspitasari)

e) Fokus saja pada perbaikan diri, bila Allah telah anggap cukup waktunya maka jodoh akan didatangkan oleh Allah
(AndroBuntu.com)

BELUM BERJODOH

sebuah telaga indah
berkemilau warna warni

tersembunyi di rimba
antah berantah

awan mengintipnya
dengan jarak tak terhingga

senyum simpul merona
persembahkan bentuk cinta

telaga berseri
meneduhkan hati
airnya berkecipak
Hatinya semarak

pandangan mereka beradu
rona bahagia berpendar
keinginan tuk bersatu
benar-benar terpancar

whuush....
awan sungguh kesal!

embus angin...
membawanya pergi..
dari pujaan hati


Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENJADI BERBEDA

MENDAMBA

Perjalanan Membingkai Makna