MENDAMBA

 MENDAMBA


Setiap ada pertemuan keluarga atau di lingkungan RT/RW. Kerap beberapa orang bertanya tentang berapa anak yang sudah dimiliki dan apa jenis kelaminnya. Ketika saya jawab sudah punya dua orang putra. Jawaban mayoritas orang akan bilang, "Nambah satu lagi. Anak perempuan. Biar lengkap sepasang. Sok geura mumpung masih muda," Seperti sebuah pola yang sudah tertebak. Biasanya saya hanya tersenyum dan mengamini.


Dalam hati memang ada bersit itu, namun hanya bayang di angan saja. Saya dan suami memang tidak berencana menambah momongan. Kalau rindu dengan anak perempuan, kami akan menjemput Neng Ira untuk menginap di rumah. Ia anak adik saya yang dewasa untuk ukurannya yang masih kelas satu SD.


Ia anak yang periang dan tomboi. Mungkin karena kakaknya semua laki-laki. Cita-citanya ingin menjadi koboi 🤠 Hobinya manjat pohon dan main sepeda. Neng Ira ramah dan mandiri. Kalau menginap di rumah tak pernah minta dilayani. Semua keperluan pribadi bisa ia lakukan sendiri seperti makan, mandi, toilet training dan sholat.


Mata Neng Ira besar dengan bulu mata lentik, rambutnya yang ikal dan kulitnya putih. Sungguh cantik seperti ibunya. Sungguh berlawanan dengan sifatnya yang tomboi dan aktif.


Ini adalah kesan saya kala Neng Ira menginap di rumah:


Beberapa hari ini kami kedatangan keponakan. Anak adikku ada 4 orang. Salah satunya Neng Ira, ponakan tercantik karena yang lain laki-laki. Termasuk anak saya dua orang laki-laki. 


Kehadiran anak perempuan memberikan nuansa yang berbeda. Lebih tenang, lebih pengertian dan lebih perhatian. Neng Ira anak yang mandiri. Walaupun ibunya tidak ikut Neng Ira gak pernah rewel. Ia mampu mengkomunikasikan apa yang ia perlukan dengan baik. 


Sebelum tidur, ia minta dibacakan cerita. Kami berbaring bersama saya bacakan cerita, lalu gantian ia bercerita cerita yang serupa dengan beberapa modifikasi. Saya tersenyum mendengarnya.. benak mengembara.. bagaimana ya kalau punya anak perempuan? 😁


KIRANA MUTIARA


binar mata

bingkai lentik

koboi jelita


suara renyah

menggaung

di selasar hari


dekap hangat

lembut selimut

bersemanyam


Bandung, 3 Juni 2022






Komentar

  1. keluargaku juga mahal anak perempuan...hehehe..., semua laki, makanya waktu kecil kata ibuku aku juga suka mainan anak laki manjat dll. dan kata ibuku untuk aku kayaknya kalau punya anak pasti laki, benar saja ketika brojol yang keluar laki. tos kita ya...hehehhhe

    BalasHapus
  2. wah....keren dong, mamanya paling cantik, heheheh.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENJADI BERBEDA

Perjalanan Membingkai Makna